AGAMA

Jangan Takut, Kita Ada Allah

[vc_row][vc_column][vc_column_text]Kita bergundah gulana memikirkan wabak Covid-19 dan perasaan itu terbawa-bawa mengenangkan kehidupan kita di masa akan datang, sementelah wabak ini turut mengganggu ekonomi negara dan pastinya kita turut terkesan sama.

Jadinya siang malam tidur tak lena, bangun esoknya keadaan masih jauh seperti sedia kala.

Jangan risau kerana kita ada frontliners yang hebat belaka, pastinya isu ini dapat diatasi sikit masa lagi. Dan yang paling penting kita ada Yang Maha Besar, Allah SWT, padanya kita berdoa memohon agar wabak ini menjauh pergi. 

Mahu saya berkongsi tweet yang punya kaitan dengan situasi kita sekarang, perkongsian oleh saudara Najmi Hakim tentang kisah Nabi SAW dan Abu Bakr As-Siddiq yang menyorok daripada kaum musrikin dalam sebuah gua.[/vc_column_text][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column][thb_gap height=”40″][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column][thb_image full_width=”true” alignment=”center” lightbox=”true” image=”12258″][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column][vc_column_text]Teringat akan satu peristiwa di gua Tsūr. Ketika itu, Nabi SAW dan Abu Bakr As-Siddiq sedang bersembunyi di sebalik gua tersebut. Apa yang dikatakan oleh Nabi SAW kepada Abu Bakr pada ketika itu? Allah SWT berfirman, إذ يقول لصاحبه لا تحزن إن الله معنا 

“Ketika itu baginda berkata kepada sahabatnya, “Jangan engkau bersedih, sesungguhnya Allah bersama kita.” |9:40| Nabi SAW mengucapkan perkataan ini di mana Abu Bakr ketika itu berada dalam keadaan yang sangat ketakutan, bimbang orang musyrik dapat mengesan mereka.

Ketika itu, Allah SAW memalingkan pandangan orang musyrikin daripada melihat Baginda SAW dan Abu Bakr. Sedang, pada ketika itu mereka berdiri sangat berhampiran dengan gua tersebut.

Maka, pada kalimah مع (kebersamaaan Allah SWT dengan makhluk) ini perlu difahami. 

1) معية عامّة (kebersamaan secara umum) Kebersamaan ini berlaku kepada orang muslim, juga kafir dan seluruh makhluk di atas muka bumi. Allah maha mengetahui segala perbuatan, percakapan makhlukNya.

2) معية خاصة (kebersamaan secara khusus) Kebersamaan ini adalah kebersamaan Allah SWT dengan orang mukmin seperti pertolongan, penjagaan dan perlindungan. Contoh lainnya, seperti yang direkodkan didalam surah Taha, ketika Allah SWT berfirman kepada Nabi Musa dan Nabi Harun as.

Allah SWT berfirman, قال لا تخافا إنني معكما أسمع وأرى “Janganlah kalian berdua takut. Sesungguhnya Aku bersama kalian, Aku mendengar dan melihat.” |20:46| 

Demikianlah, yang difatwakan oleh Shaykh Sālih bin Fauzan.

Sumber: Twitter  http://@najmihakimi_[/vc_column_text][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column][thb_gap height=”40″][/vc_column][/vc_row]

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button