AGAMA

MUTIARA KATA IMAM AS-SYAFIE

“Jangan cintakan orang yang tidak cintakan Allah. Kalau dia boleh meninggalkan Allah, apalagi meninggalkan kamu.”

“Barangsiapa yang menginginkan Husnul Khotimah, hendaklah ia selalu bersangka baik sesama manusia.” “Pentingnya menyebarkan ilmu agama.”

‘Ilmu itu seperti air. Jika ia tidak bergerak, Menjadi mati lalu membusuk.”

“Doa di saat tahajud adalah umpama panah yang tepat mengenai sasaran.”

“Kamu seorang manusia yang dijadikan daripada tanah dan kamu juga akan disakiti (dihimpit) dengan tanah.”

“Perbanyakkan menyebut Allah daripada menyebut makhluk. Perbanyakkan menyebut akhirat daripada menyebut dunia.”

“Ilmu itu bukan yang dihafal tetapi yang memberi manfaat.”

“Seorang sufi tidak menjadi sufi jika ada pada dirinya empat perkara: malas, suka makan, suka tidur dan berlebih-lebihan.”

“Sesiapa yang menasihatimu secara sembunyi-sembunyi maka ia benar-benar menasihatimu. Sesiapa yang menasihatimu di khalayak ramai, dia sebenarnya menghinamu.”

“Barangsiapa yang tidak dimuliakan oleh taqwa, maka tidak ada kemuliaan baginya.”

“Perhiasan ulama’ itu adalah taqwa; dan kecantikannya adalah murah hati.”

“Tidaklah berjaya dalam menuntut ilmu, melainkan orang yang menuntutnya dalam kekurangan.”

“Tidak ada aib yang lebih buruk bagi ulama selain dari kesukaan mereka terhadap apa-apa yang tidak disukai Allah buat mereka, dan ketidaksukaan mereka terhadap apa-apa yang disukai Allah buat mereka.”

“Ilmu itu bukan yang dihafal, tetapi yang memberi manfaat.”

“Terlalu luas bergaul dapat mendatangkan teman jahat, tidak suka bergaul dapat menimbulkan permusuhan, kerana itu bersikaplah antara keduanya itu.”

“Menuntut kemewahan duniawi itu adalah suatu seksaan yang ditimpakan Allah kepada ahli tauhid.”

“Barang siapa merasa dirinya lemah, maka ia akan memperoleh istiqamah.”

“Barang siapa yang ingin hatinya diterangkan oleh Allah, maka hendaklah ia berkhalwat (menyendiri), mengurangi makan, dan tidak bergaul dengan orang-orang bodoh yang buruk budi pekertinya, serta tidak berkumpul dengan orang-orang berilmu yang tidak mempunyai keinsafan dan tidak mempunyai adab.”

“Aku tidak pernah kekenyangan selama enam belas tahun kecuali hanya satu kali, lalu aku muntahkan ketika itu jua.”

“Tidak mengetahui riya’ kecuali orang-orang yang ikhlas.”

“Kalau aku tahu bahawa meminum air itu menghilangkan keperwiraan, tentu aku tidak akan meminumnya.”

“Barangsiapa yang telah berbuat baik kepadamu maka ia telah mengikatmu. Dan barang siapa yang kasar terhadapmu maka ia telah membebaskanmu.”

“Ketika ditanya: “Mengapa tuan sering memegang tongkat, padahal tuan bukan seorang yang lemah?” Ia menjawab: “Agar aku dapat mengingat bahawa aku akan berangkat dari dunia ini.”

“Janganlah kamu berbicara kecuali yang perlu saja, sebab kalau kamu mengucapkan satu kalimat bererti ia telah menguasai kamu dan kamu tidak boleh menguasainya.”

“Orang yang berakal itu ialah orang yang diikat oleh akalnya dari segala perbuatan tercela.”

“Tanda persahabatan itu hendaklah menjadi teman pula terhadap teman sahabatnya dan menjadi musuh terhadap musuhnya.”

“Tidak ada kegembiraan yang menyamai perjumpaan dengan sahabat, dan tidak ada kesedihan yang menyamai perpisahan dengan mereka.”

“Janganlah kau meragui hak saudaramu kerana percaya akan kebaikan hatinya.”

“Barangsiapa menasihati saudaranya secara diam-diam, bererti ia telah menasihati dan mengingati kebaikannya; dan barangsiapa menasihatinya di tempat ramai, maka ia telah membuka rahsianya dan memburukkan namanya.”

“Persahabatan dengan orang yang tidak takut celaan itu adalah tercela.”

“Tidakkah engkau menghormati seseorang melebihi harga dirinya, melainkan harga diriku jatuh setimbang dengan penghormatanku yang lebih tadi.”

“Allah telah menciptakan kamu sebagai orang merdeka, maka jadilah seperti apa yang telah Allah ciptakan itu.”

“Barangsiapa bersahabat dengan orang dermawan, ia akan menjadi orang dermawan. Dan barangsiapa bersahabat dengan orang jahat maka ia pun akan dituduh orang jahat.”

“Tidaklah aku berbincang dengan seseorang, melainkan aku tidak peduli apakah kebenaran itu keluar daripada lisanku atau lisannya. Dalam riwayat lain: tidaklah aku berbincang dengan seseorang, melainkan aku suka kalau Allah menampakkan kebenaran di tangan orang itu.”

Related posts

Hakikat Kejujuran

admin

MAULID NABI MUHAMMAD SAW

adminwm

Kahwin Antara Wajib, Sunat, Harus dan Makruh

adminwm

Leave a Comment