AGAMA

Musibah Bukan Bahan Gurauan

[vc_row][vc_column][vc_column_text]Kita wajib menjaga tutur kata – perkataan yang diluahkan seharusnya tidak menyakiti yang lain.

Apabila seseorang ditimpa musibah, perkataan yang terbaik diucapkan adalah perkataan yang membantu seseorang itu dalam menghadapi kesusahan mereka. Sabda Rasulullah SAW,

مَا مِن مؤمن يُعزِّي أخاه بمصيبة، إلا كساه الله، عزَّ وجلَّ، مِنْ حُلل الكرامة يوم القيامة

“Tiada seorang mukmin yang mengucapkan takziah (memberikan semangat) buat saudaranya yang ditimpa musibah melainkan Allah SWT akan memakaikannya perhiasan kemuliaan di akhirat kelak.” (HR Ibn Majah dinilai sahih oleh al-Albani)

Perbuatan menyakiti orang lain ketika mereka ditimpa musibah ini tidak ubah seperti perlakuan al-As ibn Wail, si kafir yang mengejek Rasulullah SAW ketika anak baginda meninggal. Mereka bergembira dan mengejek musibah yang menimpa ke atas orang lain.

Jangan kita menjadikan musibah saudara kita sebagai bahan gurauan. Marilah kita bersama mendoakan kebaikan ke atas keluarga saudara kita yang ditimpa musibah ini. Sabda Rasulullah SAW,

من عزى مصاباً فله مثل أجره

“Barangsiapa yang membantu menguatkan mereka yang ditimpa musibah, maka Allah SWT akan memberikan pahala seperti mereka yang ditimpa musibah tersebut. (HR al Tirmizi)

Moga Allah membimbing kita semua.

Sumber: Facebook Dr. Ahmad Sanusi Azmi
[/vc_column_text][/vc_column][/vc_row]

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button